Sinergi Perencanaan dan Visi Daerah: Pemkot Kotamobagu Matangkan RKPD 2027 melalui Musrenbang

Terkini261 Dilihat

JEJAK.NEWS, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Forum strategis ini menjadi wadah penyelarasan teknis perencanaan yang dipaparkan oleh Bappelitbangda dengan visi besar “Kotamobagu Bersahabat” yang ditegaskan oleh Wali Kota.

Acara yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, mulai dari Wali Kota Kotamobagu Dr. Weny Gaib, Wakil Wali Kota Rendy Viriawan Mangkat, S.H., M.H., Sekretaris Daerah, para Asisten, staf ahli, staf khusus, hingga seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hadir pula narasumber ahli seperti Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Utara, Kepala BPKD Kota Kotamobagu, serta akademisi Dr. Hamdi Guguke yang dipandu oleh moderator Bapak Dulo Afandi, S.E.

Mengawali kegiatan, Kepala Bappelitbangda Kotamobagu, Drs. Teddy Makalalag, memaparkan laporan pelaksanaan yang berbasis pada kerangka hukum UU Nomor 25 Tahun 2004 hingga Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Teddy mengungkapkan bahwa Kotamobagu saat ini menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dengan angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5,28 persen dan penurunan pengangguran menjadi 5,97 persen.

“Potensi investasi kita sangat besar, mencapai kurang lebih 1,8 triliun rupiah hingga tahun 2025. Namun, kita tetap menghadapi tantangan keterbatasan fiskal yang menuntut efisiensi anggaran,” ujar Teddy.

Ia juga menetapkan target pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5,50 hingga 6,5 persen untuk tahun 2027 melalui penguatan investasi dan produktivitas industri.

Baca Juga: ​Pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran, Wali Kota Kotamobagu: Tidak Ada Istilah Sahabat atau Saudara dalam Bekerja

Dalam sambutannya saat membuka acara, Wali Kota Dr. Weny Gaib menegaskan bahwa fokus pembangunan tahun 2027 tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga penguatan jati diri daerah dan ketahanan sosial. Visi besar “Kotamobagu Bersahabat” – yakni kota yang berkemajuan, sejahtera, berbudaya, dan inovatif – kini dijabarkan ke dalam lima prioritas pembangunan utama.

Prioritas tersebut mencakup peningkatan kualitas SDM, pemerataan layanan dasar dan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, perlindungan sosial, hingga tata kelola pemerintahan transparan berbasis digital.

“Arah kebijakan ini dirancang agar stabilitas daerah terjaga dan manfaat pembangunan dirasakan adil oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegas Wali Kota.

Beliau juga menggarisbawahi pentingnya perencanaan berbasis data (data-driven). Di tengah keterbatasan anggaran, setiap instansi dituntut selektif dalam menetapkan skala prioritas agar program yang dirumuskan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat luas, bukan sekadar kepentingan sektoral.

Wali Kota mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, akademisi, hingga dunia usaha, untuk memperkuat sinergi. Kebersamaan dianggap kunci utama mewujudkan pembangunan yang lebih cepat dan tepat sasaran.

Dengan dibukanya Musrenbang ini, penyusunan RKPD 2027 diharapkan melahirkan gagasan berkualitas dan solusi nyata bagi tantangan masa depan Kotamobagu.(Abo).

Tinggalkan Balasan