​Pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran, Wali Kota Kotamobagu: Tidak Ada Istilah Sahabat atau Saudara dalam Bekerja

Kotamobagu, Terkini282 Dilihat

KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, memimpin apel kerja perdana bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu di Lapangan Boki Hotinimbang, Senin (30/03/2026). Apel ini menandai berakhirnya masa libur dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah.

​Dalam suasana yang masih kental dengan nuansa Idul Fitri, Weny Gaib mengawali sambutannya dengan ucapan selamat hari raya kepada seluruh umat Muslim serta permohonan maaf lahir dan batin. Namun, suasana hangat tersebut seketika berubah menjadi tegas saat Wali Kota mulai menyoroti aspek kedisiplinan dan profesionalisme kerja.

​Wali Kota tak segan memberikan teguran terbuka mengenai fenomena “hilang” di jam kantor. Ia mencatat selama setahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota, komitmen kedisiplinan masih menjadi titik lemah yang krusial.

​”Masuk kantor sering terlambat, dan setelah ada di kantor, sering ‘menghilang’. Saya minta Kaban Kepegawaian untuk mengecek ini. Kinerja jangan setengah-setengah!” tegas Weny Gaib.

​Pernyataan paling mencolok dalam apel tersebut adalah penegasan Wali Kota bahwa dirinya tidak akan memberikan perlakuan khusus kepada siapapun, termasuk mereka yang memiliki hubungan kedekatan pribadi.

​Baca Juga: Weny-Rendy Berbaur Bersama Warga Motoboi Kecil di Hari Raya Ketupat & Kulipot

Ia menginstruksikan Sekda dan para Asisten untuk bertindak tegas jika ada oknum yang mencoba menggunakan tameng “persahabatan” atau “persaudaraan” untuk menghindari kewajiban.

Semua aparat bekerja di posisi yang setara dan mendapatkan hak gaji yang sama dari pajak masyarakat. Keterlambatan dan ketidakhadiran akan langsung berimbas pada pemotongan tunjangan/pendapatan tanpa pengecualian. Sekda dan Asisten diminta memperkuat fungsi pengawasan sesuai tupoksi masing-masing.

​Selain masalah internal, Weny juga mengingatkan jajarannya untuk menanggalkan “ego sektoral” dalam menjalankan program strategis. Ia menekankan bahwa program Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Penanganan Stunting adalah kerja kolektif yang wajib dijalankan oleh seluruh dinas, bukan hanya dinas terkait saja.

​Menutup sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh ASN untuk mendoakan stabilitas ekonomi bangsa. Di tengah ketidakpastian global, ia mengimbau bawahannya untuk bijak dalam mengelola keuangan pribadi.

​”Tolong sedikit berhemat agar kita bisa menjalani kehidupan dengan baik. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi, namun kita selalu berdoa untuk kebaikan bangsa dan negara,” pungkasnya.(Abo).

Tinggalkan Balasan