Perkuat Estetika Kota, DLH Kotamobagu Kerahkan Kekuatan Penuh Sterilkan Pasar 23 Maret dan Jalan Kartini

Kotamobagu, Terkini29 Dilihat

JEJAK.NEWS, KOTAMOBAGU – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kotamobagu kembali menunjukkan keseriusannya dalam menata wajah kota. Dibawah komando kepemimpinan yang baru, DLH menginisiasi aksi bersih-bersih besar-besaran yang menyasar titik-titik krusial aktivitas ekonomi, yakni kawasan Pasar 23 Maret dan sepanjang ruas Jalan Kartini, pada Jumat (16/01/2026).

Langkah proaktif ini diambil sebagai respons atas tingginya volume sampah di area pasar yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Kotamobagu. Pembersihan intensif ini bertujuan menciptakan lingkungan yang tidak hanya bersih secara visual, tetapi juga sehat dan higienis bagi pedagang maupun pengunjung.

Dalam aksi yang berlangsung sejak pagi hari tersebut, DLH menerapkan strategi “Turun Total”. Seluruh elemen instansi dikerahkan tanpa terkecuali, mulai dari petugas penyisir sampah di lorong-lorong pasar, petugas pengangkut, hingga jajaran sopir armada truk sampah.

Pantauan di lokasi menunjukkan para petugas menyisir setiap sudut jalan utama dan area parkir pasar guna memastikan tidak ada sampah sisa aktivitas perdagangan yang tertinggal. Limbah-limbah tersebut langsung diangkut menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) secara optimal untuk menghindari penumpukan yang berpotensi menimbulkan bau tak sedap.

Kepala DLH Kota Kotamobagu, Erwin Pasambuna, yang baru saja mengemban amanah sebagai pimpinan definitif, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah perwujudan nyata dari peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang lingkungan.

“Kami menurunkan seluruh personel untuk memastikan proses pembersihan dan pengangkutan sampah berjalan maksimal. Strategi kami adalah mengeksekusi pembersihan di titik-titik padat ini tanpa mengganggu jadwal pengangkutan sampah rutin di jalur-jalur protokol lainnya,” jelas Erwin di sela-sela pemantauan kegiatan.

Baca Juga: ​Wali Kota Weny Gaib Hadiri Malam Final Lomba Seni Budaya HUT ke-116 Kotamobagu

Erwin menekankan bahwa kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, lingkungan yang bersih merupakan cerminan dari tata kelola kota yang baik.

Aksi di Pasar 23 Maret bukanlah akhir dari gerakan ini. Erwin Pasambuna mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun peta jalan (roadmap) pembersihan pasar secara berkala di seluruh wilayah Kotamobagu.

“Agenda ini akan berkelanjutan. Target kami selanjutnya adalah Pasar Genggulang dan Pasar Poyowa Kecil. Kami sedang mematangkan pengaturan waktunya agar tetap sinkron dengan sistem pengelolaan sampah yang sudah berjalan, sehingga seluruh wilayah terlayani dengan adil,” tambahnya.

Selain melakukan tindakan fisik berupa pengangkutan sampah, petugas di lapangan juga aktif melakukan edukasi kepada para pelaku usaha dan warga yang melintas.

DLH mengimbau masyarakat untuk menerapkan disiplin Tempat, yaitu membuang sampah hanya di bak atau kontainer yang telah disediakan. Selanjutnya menerapkan disiplin waktu, dengan mematuhi jam pembuangan sampah agar tidak terjadi penumpukan di luar jadwal pengangkutan armada.

Melalui integrasi antara kerja keras petugas dan kesadaran kolektif masyarakat, DLH optimistis Kota Kotamobagu dapat terus mempertahankan citranya sebagai kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan warganya.(Abo).

Tinggalkan Balasan