Pastikan Keamanan Pangan Saat Ramadan, Disdagkop Kotamobagu Gencar Tarik Produk Kadaluarsa

Kotamobagu, Terkini34 Dilihat

JEJAK.NEWS, KOTAMOBAGU – Di tengah khidmatnya umat Muslim menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Kotamobagu mengambil langkah tegas. Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop) resmi menggelar operasi pasar besar-besaran sejak Selasa (24/02/2026) guna menyisir produk pangan kadaluarsa yang berisiko membahayakan kesehatan warga.

Pemeriksaan ini dilakukan sebagai respons atas melonjaknya permintaan kebutuhan pokok selama bulan suci, yang seringkali dibarengi dengan munculnya barang-barang tidak layak konsumsi di rak-rak penjualan.

Kepala Disdagkop Kotamobagu, Ariono Potabuga, menyatakan bahwa pemantauan dilakukan secara mendadak agar mendapatkan kondisi riil di lapangan. Setelah sebelumnya menyasar gerai ritel seperti Indomaret, tim pengawas kini bergerak langsung memeriksa stok di gudang Bulog Kotamobagu.

Baca Juga: ​Wawali Rendy Mangkat Hadiri HLM BI: Perkuat Sinergi Fiskal dan Pengendalian Inflasi di Sulawesi Utara

“Sidak ini kami lakukan tepat di momen Ramadan ini karena peredaran barang sangat cepat. Kemarin tim sudah turun ke Indomaret, dan hari ini kami pastikan stok di Bulog juga aman dari masa kadaluarsa,” tegas Ariono saat ditemui di Kantor Wali Kota.

Dalam suasana Ramadan ini, Ariono memberikan peringatan serius kepada seluruh pelaku usaha di Kotamobagu agar tidak mencari keuntungan dengan cara yang tidak etis.

Target operasi meliputi seluruh Toko, swalayan, hingga distributor besar yang menjual makanan dan minuman dalam kemasan dengan tujuan utama, untuk menjamin bahwa setiap takjil atau bahan pangan yang dibeli masyarakat aman dan berkualitas.

Terkait dengan sanksi moral dan hukum, Ariono mengimbau agar jangan ada pengusaha yang sengaja memajang barang rusak demi memanfaatkan tingginya daya beli masyarakat di bulan puasa.

Mengingat padatnya aktivitas belanja menjelang waktu berbuka, Ariono mengingatkan masyarakat agar tidak lengah.

“Kami minta masyarakat Kotamobagu tetap teliti. Sebelum memasukkan barang ke keranjang belanja, periksa dulu kemasannya dan cek tanggal kadaluarsanya. Jangan sampai niat ibadah terganggu karena dampak kesehatan dari produk yang sudah expired,” pungkasnya.(Abo).

Tinggalkan Balasan