Pasca Lebaran, Harga Cabai Rawit dan Daging di Kotamobagu Masih Melambung

Kotamobagu, Terkini20 Dilihat

JEJAK.NEWS, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu terus memantau pergerakan harga komoditas pangan pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Berdasarkan data terbaru per hari ini, Senin, 30 Maret 2026, sejumlah bahan pokok terpantau masih mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan di pasar-pasar lokal.

Komoditas yang paling mencolok kenaikannya adalah Cabai Rawit Merah. Meski harga rata-rata berada di angka Rp55.000 per kilogram, di tingkat pengecer tertentu harganya melonjak tajam hingga menyentuh Rp120.000 per kilogram. Kontras dengan itu, Cabai Merah Keriting terpantau jauh lebih stabil di angka Rp20.000 per kilogram.

Di sektor daging, Daging Sapi belum menunjukkan tanda-tanda penurunan dan masih bertahan di harga Rp160.000 per kilogram. Sementara itu, Daging Ayam Ras saat ini dijual seharga Rp39.000 per kilogram.

Baca Juga: Sinergi Perencanaan dan Visi Daerah: Pemkot Kotamobagu Matangkan RKPD 2027 melalui Musrenbang

Pergerakan harga juga terjadi pada sektor bumbu dapur. Bawang Merah kini dibanderol seharga Rp56.000 per kilogram, lebih mahal dibandingkan dengan Bawang Putih yang dijual di angka Rp38.000 per kilogram. Untuk kebutuhan karbohidrat dan protein lainnya, berikut rincian harganya:

Beras Premium: Rp15.000 per kg

Telur Ayam Ras: Rp36.800 per kg

Gula Pasir: Rp19.000 per kg

Minyak Goreng Curah: Rp18.000 per liter

Tepung Terigu Kompos: Rp12.000 per kg

Harga Komoditas Pendukung Lainnya

Selain bahan pokok utama, beberapa komoditas laut dan olahan juga dipantau oleh Disdagkop Kotamobagu. Udang saat ini berada di harga Rp60.000 per kg, sedangkan Ikan Kembung tetap ekonomis di harga Rp20.000 per kg.

Untuk produk nabati, Tempe dibanderol Rp20.000 per kg dan Tahu Putih seharga Rp10.000 per kg. Di sektor buah-buahan, Pisang Ambon dan Jeruk masing-masing berada di kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000 per kg.

Pemerintah Kota Kotamobagu mengimbau warga agar tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan, sembari pemerintah mengupayakan stabilisasi harga pasca lebaran.(Abo).

Sumber: Disdagkop Kotamobagu.

Tinggalkan Balasan