Optimalkan Pengelolaan Zakat, Pemkot Kotamobagu Tekankan Transparansi dan Keadilan

Kotamobagu, Terkini16 Dilihat

JEJAK.NEWS, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu mempertegas komitmennya dalam mendukung pengelolaan dana umat yang profesional. Mewakili Wali Kota, Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, S.STP., M.E., resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Kotamobagu, Kamis (12/02/2026).

Rakor yang dihadiri oleh jajaran Kemenag, pimpinan BAZNAS, serta seluruh Sangadi (Kepala Desa) dan Lurah se-Kotamobagu ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam optimalisasi pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).

Zakat sebagai Instrumen Keadilan Sosial
​Dalam sambutannya, Sahaya Mokoginta menekankan bahwa zakat bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan instrumen penting dalam menekan angka kemiskinan dan memperkecil kesenjangan sosial.

​”Zakat mengandung tanggung jawab sosial yang besar. Melalui pengelolaan yang benar, nilai keadilan dan kepedulian diwujudkan secara nyata untuk meningkatkan kesejahteraan umat,” ujar Sahaya.

​Ia juga mengingatkan para pengelola zakat bahwa tugas mereka adalah amanah moral dan spiritual. Oleh karena itu, prinsip profesionalisme dan akuntabilitas harus menjadi fondasi utama agar distribusi bantuan benar-benar jatuh ke tangan yang berhak (mustahik).

Baca Juga: Tingkatkan IPM, Pemkot Kotamobagu Jajaki Kerja Sama Kuliah Jarak Jauh dengan UNIKOM Bandung

Salah satu poin krusial yang dibahas dalam Rakor ini adalah pentingnya validasi data. Asisten I menginstruksikan kepada seluruh Sangadi dan Lurah untuk proaktif dalam melakukan verifikasi di lapangan.

Selain itu ia memastikan harus ada koordinasi lintas sektor, dengan memastikan data mustahik akurat dan objektif. ​Transparansi pelaporan, untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amil zakat. yang terakhir efektivitas distribusi, dengan menjamin bantuan tepat sasaran sesuai tuntunan agama.

Komitmen BAZNAS Kotamobagu
​Di sisi lain, Pimpinan BAZNAS Kota Kotamobagu, Rusmiati, S.H., menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi antara regulator dan pelaksana di tingkat bawah.

​”Kami ingin memastikan sistem pengelolaan zakat berjalan lebih efektif. Dengan transparansi yang terjaga, kami optimis kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui BAZNAS akan semakin meningkat,” ungkap Rusmiati.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kotamobagu, Jamaludin Lamato, S.Pd., M.Pd., serta jajaran pimpinan BAZNAS lainnya. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pengelolaan zakat di Kotamobagu mampu memberikan dampak instan bagi penguatan ekonomi umat di tingkat desa dan kelurahan.(Abo).

Tinggalkan Balasan