Optimalkan Lahan Tidur, Distan dan TP-PKK Kotamobagu Siapkan Kawasan Pangan Strategis

Kotamobagu, Terkini32 Dilihat

JEJAK.NEWS, KOTAMOBAGU – Dinas Pertanian (Distan) Kota Kotamobagu bersama Tim Penggerak PKK (TP-PKK) sepakat untuk mengoptimalkan lahan yang kurang termanfaatkan menjadi kawasan produktif, Jumat 23/01/26.

Langkah ini merupakan inisiasi strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberdayakan masyarakat, khususnya kaum perempuan di wilayah Kotamobagu.

Kepala Dinas Pertanian, Piter Suli, menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pemanfaatan lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi yang berlokasi di kawasan Kantor Bersama. Lahan ini akan disulap menjadi “Kebun PKK” yang berfungsi sebagai pusat produksi pangan lokal.

Target komoditas untuk lahan tersebut akan diprioritaskan untuk menanam bahan pangan strategis, terutama sayuran dan cabai rawit (rica), guna memenuhi kebutuhan pasar lokal.

Baca Juga: ​TP-PKK Kotamobagu Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan Lewat Sektor Kakao Organik

“Proses pengolahan lahan dan pengerjaan teknis dijadwalkan mulai berjalan pada bulan Februari mendatang,” ungkap Piter.

Menurutnya nanti Dinas Pertanian akan menurunkan tim ahli, penyuluh pertanian, serta dukungan dari Dinas Ketahanan Pangan untuk memastikan kualitas produksi.

Program ini tidak hanya sekadar bercocok tanam, namun juga dirancang sebagai instrumen pengendalian inflasi di Kotamobagu. Hasil panen dari Kebun PKK ini nantinya direncanakan untuk mendukung program Gerakan Pangan Murah yang dikelola oleh dinas terkait.

“Tujuannya adalah melakukan rekayasa harga agar bisa di bawah harga pasar (HET), sehingga secara langsung dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,” ujar Piter Suli.

Selain fokus pada lahan di pusat kota, kerja sama ini juga mencakup desain program pemberdayaan perempuan dalam budidaya tanaman keras seperti kakao. Piter Suli menegaskan bahwa gerakan ini diharapkan dapat direplikasi oleh TP-PKK di empat kecamatan yang ada di Kotamobagu agar dampak ekonomi yang dihasilkan lebih merata dan berkelanjutan.(Abo).

Tinggalkan Balasan