Laju Inflasi Terkendali, Harga Cabai di Kotamobagu Anjlok Signifikan

Kotamobagu, Terkini22 Dilihat

JEJAK.NEWS, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop) terus memperketat pengawasan stabilitas harga pangan. Berdasarkan rilis data terbaru per Jumat, 13/02/2026.

Terpantau mayoritas harga bahan pokok di pasar tradisional Kotamobagu berada dalam kondisi stabil, bahkan beberapa komoditas unggulan mengalami penurunan harga yang cukup drastis.

Langkah pemantauan harian ini dilakukan sebagai upaya preventif pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan distribusi logistik tetap lancar.

Kejutan utama pada rilis data kali ini terletak pada kelompok bumbu dapur. Cabai Rawit Merah yang sebelumnya bertengger di angka Rp55.000 per kilogram, kini terjun bebas menjadi Rp25.000 per kilogram. Penurunan serupa juga terjadi pada Cabai Merah Keriting yang terkoreksi 50% dari harga Rp20.000 menjadi hanya Rp10.000 per kilogram.

Penurunan ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha kuliner dan rumah tangga di Kotamobagu. Selain lini bumbu dapur, komoditas protein juga menunjukkan tren positif. Daging Ayam Ras kini dibanderol seharga Rp30.000 per kilogram (turun dari Rp36.000), disusul Telur Ayam Ras yang turun tipis ke angka Rp32.000 per kilogram. Sektor hortikultura lainnya seperti Bawang Merah juga mengalami penurunan menjadi Rp42.000 per kilogram.

Baca Juga: Optimalkan Pengelolaan Zakat, Pemkot Kotamobagu Tekankan Transparansi dan Keadilan

Di tengah penurunan beberapa komoditas, sejumlah bahan pokok utama lainnya terpantau stabil tanpa ada kenaikan. Beras Premium masih tertahan di harga Rp15.000 per kilogram, sementara Daging Sapi tetap stabil di angka Rp140.000 per kilogram.

Untuk kebutuhan dapur lainnya, Minyak Goreng Curah (Rp18.000/liter), Gula Pasir (Rp19.000/kg), dan Bawang Putih (Rp40.000/kg) tidak mengalami perubahan harga. Demikian pula dengan komoditas laut dan olahan seperti Udang (Rp60.000/kg), Ikan Kembung (Rp20.000/kg), serta Tempe dan Tahu yang tetap konsisten dengan harga pasar sebelumnya.

Pemerintah Kota Kotamobagu menegaskan akan terus hadir di tengah pasar untuk memastikan tidak ada spekulasi harga yang merugikan konsumen.

“Kami melakukan update data setiap hari agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan transparan,” tulis keterangan resmi Disdagkop.

Masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja dengan bijak sesuai kebutuhan, mengingat pasokan pangan di wilayah Kotamobagu saat ini dinilai masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian.(Abo).

Tinggalkan Balasan