Distanikan Kotamobagu Pacu Produktivitas Ayam, KUB Dan Kambing Unggulan Jadi Sorotan Monev

Kotamobagu, Terkini25 Dilihat

JEJAK.NEWS, KOTAMOBAGU – Sektor peternakan di Kota Kotamobagu terus menunjukkan tren positif. Untuk memastikan momentum ini terjaga, Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanikan) Kota Kotamobagu turun langsung melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pada Rabu (28/1/2026).

Dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Piter Suli, tim menyisir lokasi strategis untuk memantau kesehatan ternak sekaligus berdialog dengan para peternak lokal.

Destinasi pertama tim adalah sentra peternakan Ayam Kampung Unggulan Balitbangtan (KUB) di Kelurahan Biga. Dengan populasi mencapai ±1.000 ekor, lokasi ini menjadi contoh sukses budidaya ayam galur baru.

Berbeda dengan ayam kampung biasa, Ayam KUB adalah hasil seleksi genetik unggul dengan keunggulan antara lain, masa panen yang singkat, hanya butuh 70–90 hari.

Baca Juga: ​DLH dan Satpol PP Kotamobagu ‘Sisir’ Pedagang Durian: Kebersihan Kota Harga Mati

Masa panen tersebut juga mempunyai bobot yang ideal, mampu mencapai berat 1 kg dalam waktu cepat dengan sangat efisien, sehingga sangat potensial bagi peternak yang mengejar perputaran modal cepat.

Tak hanya unggas, tim bergeser ke Kelurahan Motoboi Kecil untuk meninjau peternakan kambing. Sebanyak 56 ekor kambing dari berbagai jenis unggulan dipantau kondisinya untuk memastikan standar kesehatan hewan (keswan) terpenuhi.

Piter Suli menegaskan bahwa Monev ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk pendampingan nyata di lapangan sebagai bagian dari peningkatan produktivitas, dengan memastikan ternak tumbuh sesuai target.

Selain itu juga pemerintah juga memperhatikan standar kesehatan dengan melakukan pencegahan wabah penyakit hewan di wilayah Kotamobagu.

Program ini juga diharapkan dapat membawa manfaat ekonomi dengan mendorong usaha peternakan rakyat menjadi pilar ekonomi mandiri.

“Kami ingin memastikan peternak tidak berjalan sendirian. Dengan pendampingan yang tepat, usaha ini akan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujar Piter optimis.(Abo).

Tinggalkan Balasan