JEJAK.NEWS, KOTAMOBAGU – Langkah nyata menekan angka putus sekolah kembali ditunjukkan Pemerintah Kota Kotamobagu. Melalui Dinas Pendidikan, penyaluran Bantuan Anak Asuh tahun anggaran 2026 resmi dimulai hari ini, Rabu 07/01/2026, di Ruang Rapat Kantor Disdik Kotamobagu.
Program yang menjadi andalan pemerintah daerah ini menyasar siswa dari keluarga kurang mampu guna memastikan setiap anak memiliki perlengkapan sekolah yang layak.
Lebih dari Sekadar Seragam Baru
Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Hari Massi, menekankan bahwa esensi bantuan ini adalah memulihkan martabat dan rasa percaya diri anak. Menurutnya, seringkali siswa merasa minder jika harus menggunakan seragam yang sudah usang atau pudar di sekolah.
”Dengan seragam dan sepatu baru, mereka kembali bersemangat. Kami ingin memastikan tidak ada anak yang merasa berbeda atau minder sehingga mereka betah belajar sampai lulus,” jelas Hari.
Program tahun ini mencakup kuota yang sama dengan tahun sebelumnya, dengan total anggaran mencapai Rp1,45 Miliar. Penyaluran dijadwalkan akan terus bergulir hingga 16 Januari 2026 mendatang.
Adapun rincian dukungan finansial untuk setiap anak asuh tersebut yaitu: Siswa SD Rp1.000.000 per anak dengan kuota 700 siswa, Siswa SMP Rp1.500.000 per anak Kuota 500 siswa.
Pada hari pertama ini, penyaluran difokuskan untuk siswa di dua kelurahan, yakni Kotobangon 88 siswa dan Genggulang 85 siswa.
Aturan main wajib nota belanja,
Pemerintah tidak main-main soal akuntabilitas. Hari mengingatkan para orang tua bahwa dana ini bukan bantuan sosial bebas, melainkan bantuan khusus pendidikan.
Ada instruksi tegas dari pimpinan daerah agar penyaluran ini tepat sasaran.
Prioritas Belanja Seragam, sepatu, alat tulis, dan pembiayaan sekolah. Setiap orang tua wajib mengembalikan nota belanja asli. Bagi yang gagal memberikan bukti belanja dapat menghambat keluarga tersebut untuk menerima bantuan kembali di tahun berikutnya.
“Kami mengimbau orang tua untuk langsung membelanjakan dana tersebut sesuai peruntukannya. Ini adalah amanah untuk masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.(Abo).






